home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Penelitian Sebut Terinfeksi COVID-19 Dapat Lindungi Infeksi Virus Lain

Kamis, 24 Desember 2020 14:45 by RizkiSetiawaan | 3241 hits
Penelitian Sebut Terinfeksi COVID-19 Dapat Lindungi Infeksi Virus Lain
Image Source: apnews.com

DREAMERS.ID - Dua penelitian baru memberikan bukti bahwa memiliki COVID-19 dapat menawarkan perlindungan terhadap infeksi di masa depan. Para peneliti menemukan bahwa orang yang membuat antibodi terhadap virus corona jauh lebih kecil kemungkinannya untuk dites positif lagi hingga enam bulan dan mungkin lebih lama.

Hasilnya menjadi pertanda baik untuk vaksin, yang mendukung sistem kekebalan membuat zat antibodi yang menempel pada virus dan menghilangkannya. Para peneliti menemukan bahwa orang dengan antibodi dari infeksi alami "berisiko jauh lebih rendah" untuk terkena virus lagi, kata Dr. Ned Sharpless, direktur dari Institut Kanker Nasional AS.

Melansir AP News, kedua studi tersebut menggunakan dua jenis tes. Salah satunya adalah tes darah untuk antibodi, yang dapat bertahan selama berbulan-bulan setelah infeksi. Jenis tes lain menggunakan sampel hidung atau sampel lain untuk mendeteksi virus itu sendiri atau bagian-bagiannya, yang menunjukkan infeksi saat ini.

Satu studi yang diterbitkan Rabu oleh New England Journal of Medicine, melibatkan lebih dari 12.500 petugas kesehatan di Rumah Sakit Universitas Oxford di Inggris. Di antara 1.265 yang memiliki antibodi virus corona pada awalnya, hanya dua yang memiliki hasil positif pada tes untuk mendeteksi infeksi aktif dalam enam bulan berikutnya dan tidak ada gejala yang berkembang.

Baca juga: Deretan Masalah Kesehatan Sepanjang Tahun 2020

Berbeda dengan 11.364 pekerja yang awalnya tidak memiliki antibodi; 223 dari mereka dinyatakan positif terinfeksi dalam kira-kira enam bulan berikutnya.

Studi National Cancer Institute melibatkan lebih dari 3 juta orang yang menjalani tes antibodi dari dua laboratorium swasta di Amerika Serikat. Hanya 0,3% dari mereka yang awalnya memiliki antibodi kemudian dites positif terkena virus corona, dibandingkan dengan 3% dari mereka yang kekurangan antibodi tersebut.

Antibodi sendiri mungkin tidak memberikan perlindungan, mereka mungkin hanya menjadi tanda bahwa bagian lain dari sistem kekebalan, seperti sel T, mampu melawan paparan virus baru, katanya.

(kiki)

Komentar
  • HOT !
    Naver mengumumkan akuisisi platform novel web Wattpad pada 20 Januari. Raksasa internet asal Korea Selatan itu akan mengakuisisi 100 persen saham Wattpad seharga 653,3 miliar won (sekitar 8,3 triliun rupiah) pada paruh pertama tahun ini....
  • HOT !
    Samsung resmi meluncurkan ponsel seri Galaxy S21 andalan barunya pada Jumat (15/1) waktu setempat. Menampilkan megastar BTS dan grup alternatif eksentrik Leenalchi, raksasa teknologi Korea Selatan ini sukses menarik perhatian pengguna smartphone muda di seluruh dunia....
  • HOT !
    Anggota BLACKPINK, Lisa, saat ini telah berhasil mencapai tonggak dalam sejarah lain ketika dia masuk ke dalam daftar VOGUE's 10 Best Dressed Celebrities. Apalagi kalau bukan gayanya yang selalu menawan di setiap kesempatan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)