home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Mitos Soal Penularan Virus Corona, Apa Saja?

Senin, 14 September 2020 16:30 by Rie127 | 734 hits
Mitos Soal Penularan Virus Corona, Apa Saja?
Image Source: Detik

DREAMERS.ID - Meningkatnya jumlah virus corona setiap harinya, tentu menimbulkan banyak keresahan di kalangan masyarakat. Terlebih, terdapat beberapa mitos ataupun berita hoax yang beredar terkait penularan virus COVID-19 tersebut.

Padahal para ilmuwan telah memastikan bahwa virus bernama SARS-CoV-2 hanya ditularkan melalui droplet yang keluar dari mulut saat batuk dan bersin, termasuk pada orang tanpa gejala (OTG).

Dilansir dari CNN Indonesia yang diambil dari berbagai sumber, berikut ini merupakan beberapa mitos seputar penularan virus corona yang beredar dikalangan masyarakat.

1. Virus Corona Dapat Ditularkan Lewat Hewan Peliharaan

Sejak awal virus corona mulai menyebar keseluruh dunia, banyak yang mempertanyakan apakah hewan peliharaan dapat tertular ataupun menularkan virus pada manusia.

Dilansir dari Live Science, beberapa laporan menemukan bahwa terdapat kucing dan anjing terinfeksi virus corona yang ditularkan oleh pemiliknya yang telah dinyatakan positif COVID-19.

Walaupun demikian, Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat, menegaskan bahwa belum ada laporan mengenai orang yang tertular virus corona dari hewan peliharaan.

Untuk berjaga-jaga, CDC merekomendasikan masyarakat terutama yang memiliki hewan peliharaan untuk selalu mencuci tangan setelah bermain atau melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

2. Anak-anak Tidak Bisa Tertular COVID-19

Awalnya terdapat mitos yang menyebar bahwa anak-anak tidak dapat tertular virus COVID-19. Namun hal ini terbantahkan, studi CDC terhadap 1,3 juta kasus COVID-19 di Amerika selama bulan Januari-Mei menemukan bahwa kasus COVID-19 pada anak di bawah usia 9 tahun adalah 52 kasus per 100 ribu orang dalam populasi anak.

Studi CDC lain juga menemukan bahwa di antara 52 ribu kematian akibat COVID-19, hanya 16 di antaranya yang terjadi pada orang di bawah usia 18 tahun.

3. Penularan Dipengaruhi Cuaca

Baca juga: Selain Gejala COVID-19, Ini Penyebab Seseorang Dapat Alami Anosmia

Pada awalnya, masyarakat Indonesia masih percaya bahwa virus corona tidak dapat bertahan, karena Indonesia memiliki iklim yang panas. Sayangnya, penularan virus corona tidak dipengaruhi oleh cuaca, baik itu panas atau dingin.

Banyak juga orang beranggapan bahwa paparan suhu tinggi, seperti berjemur di bawah sinar matahari, dapat mencegah penularan. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa berjemur tidak akan melindungi diri dari virus COVID-19.

Masyarakat masih dapat tertular virus corona, sekalipun berjemur dibawah sinar matahari. Bahkan, virus corona = diketahui tetap menyebar di daerah dengan suhu udara yang sangat tinggi seperti Arizona.

4. Waktu Terinfeksi

Sempat beredar mitos, bahwa masyarakat dapat tertular jika melakukan kontal dekat selama 10 menit dengan orang yang terinfeksi atau positif COVID-19. Semakin lama seseorang berkontak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19, maka semakin besar kemungkinan mereka untuk tertular.

Namun, dilansir dari Medical News Today, kemungkinan tertular virus corona tetap ada meskipun melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi selama kurang dari 10 menit.

5. Air Seni dan Kotoran

Beberapa orang menganggap bahwa virus corona dapat ditularkan melalui kotoran manusia atau feses. Namun, ahli kesehatan bernama John Edmunds menegaskan bahwa penularan virus corona lewat kotoran manusia hanyalah mitos.

“Kita memang dapat mendeteksi keberadaan virus dalam tinja. Tapi, virus ini tidak bisa menular ke orang lain karena telah dimusnahkan oleh usus,” kata Edmunds dikutip dari CNN Indonesia.

6. Kolam Renang

Hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebar di antara orang-orang melalui air di kolam renang. Jika kolam renang rutin didisinfeksi dengan klorin, maka virus akan menjadi non-aktif.

Risiko penularan virus corona saat berada di kolam renang dapat terjadi melalui tetesan pernapasan yang menyebar di udara dari banyak orang yang ada di tempat tersebut.

(Rie127)

Komentar
  • HOT !
    Diketahui pada Senin (28/9/2020), kemarin enam anggota tim Persebaya Surabaya dinyatakan positif Covid 19 dengan kondisi tanpa gejala. Jadwal penyelenggaraan Liga 1 juga resmi ditunda oleh PSSI mengingat penyebaran virus corona yang masih aktif....
  • HOT !
    Penyebaran COVID 19 bukan hanya dari cipratan droplet atau udara saja, tetapi penyebaran juga berasal dari permukaan benda benda yang sering disentuh dengan tangan manusia dalam kesehariannya....
  • HOT !
    Celana jeans memang salah satu fashion item yang hampir dipakai semua orang. Celana simple dan nyaman yang dapat dipadukan dengan berbagai macam jenis atasan membuat tampilan menjadi stylish....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AdeLululu
Cast : Lay EXO , Kim Vanyiake (FC) , Eunji A-Pink , Ryeowook SJ , Suho EXO, Jung Rachel, EXO, A-Pink

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)