home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Sudah Diet Tapi Berat Badan Susah Turun? Mungkin Ini Penyebabnya

Rabu, 12 Agustus 2020 13:45 by bonita99 | 1306 hits
Sudah Diet Tapi Berat Badan Susah Turun? Mungkin Ini Penyebabnya
Image source: medicaleconomics

DREAMERS.ID - Mempunyai bentuk tubuh dan berat badan ideal tentu idaman semua orang. Mencoba beragam teori atau obat diet demi menurunkan berat badan. Berat badan ideal tentu juga menghindarkan diri dari beragam bahaya kesehatan akibat dari obesitas.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahaya obesitas bagi kesehatan yaitu Obesitas berisiko 2 kali lipat terjadinya serangan jantung koroner, stroke, diabetes melitus (kencing manis), dan hipertensi (tekanan darah tinggi). Maka harus melakukan cara untuk menurunkan berat badan.

Sudah melakukan diet tetapi tak kunjung turun juga? Hal ini berkaitan dengan gaya hidup dan pola makan setiap hari. Berikut faktor yang membuat berat badan susah turun.

1. Olahraga Tidak Teratur Tanpa Mengurangi Asupan Makanan

Studi di jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise menyarankan setidaknya 225 hingga 420 menit aktivitas fisik per minggu dapat menurunkan berat badan secara efektif. Sudah berolahraga tapi tidak mengurangi jumlah asupan kalori, sangat sulit untuk menurunkan berat badan melalui olahraga. Cara terbaik adalah menggabungkan olahraga dengan diet rendah kalori.

2. Terlalu Banyak yang Manis-manis

Penyuka minuman manis harus segera dikurangi, karena minuman manis tidak mengenyangkan dan tidak memberikan energi bagi tubuh. Hal ini membuat Anda lebih mudah mengonsumsi banyak minuman manis tanpa menyadarinya.

Baca juga: Ini Alasan Berat Badan Cepat Naik di Masa Pandemi COVID-19

3. Cara dan Waktu Makan Tidak Tepat

Menguyah makan terlalu cepat dan makan tidak tepat waktu. Menguyah terlalu cepat akan mudah merasa lapar. Karena otak tak memilliki waktu untuk mengirim sinyal yang membuat seseorang merasa lebih kenyang. Banyak yang mengira mengulur waktu makan bisa menurunkan berat badan. Sayangnya, memberi jeda terlalu lama antar waktu makan membuat metabolisme tubuh menjadi melambat, sistem tubuh tidak bisa membakar semua kalori yang masuk saat makan.

4. Kurang Tidur

Sebuah studi menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Karena dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan rasa lapar jadi terganggu. Waktu yang baik untuk tidur orang dewasa 18-65 tahun selama 7-9 jam setiap malam. Stres juga dapat mendorong tubuh memproduksi hormon kartisol lebih banyak. Hormon kartisol salah satunya dapat merangsang rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

5. Faktor Genetik

Faktor genetik atau keturunan dapat membuat seseorang yang menderita obesitas sulit menurunkan berat badan. Jadi yang merasa mengalami kegemukan karena faktor genetik, dianjurkan untuk melakukan upaya penurunan berat badan dengan memperbaiki pola makan dan gaya hidup.

(bnt)

Komentar
  • HOT !
    Diketahui pada Senin (28/9/2020), kemarin enam anggota tim Persebaya Surabaya dinyatakan positif Covid 19 dengan kondisi tanpa gejala. Jadwal penyelenggaraan Liga 1 juga resmi ditunda oleh PSSI mengingat penyebaran virus corona yang masih aktif....
  • HOT !
    Penyebaran COVID 19 bukan hanya dari cipratan droplet atau udara saja, tetapi penyebaran juga berasal dari permukaan benda benda yang sering disentuh dengan tangan manusia dalam kesehariannya....
  • HOT !
    Celana jeans memang salah satu fashion item yang hampir dipakai semua orang. Celana simple dan nyaman yang dapat dipadukan dengan berbagai macam jenis atasan membuat tampilan menjadi stylish....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AdeLululu
Cast : Lay EXO , Kim Vanyiake (FC) , Eunji A-Pink , Ryeowook SJ , Suho EXO, Jung Rachel, EXO, A-Pink

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)