SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Simpang Siur Kabar WhatsApp Bakal Dipungut Biaya pada Tahun Ini

Jumat, 17 Januari 2020 18:25 by zia92 | 702 hits
Simpang Siur Kabar WhatsApp Bakal Dipungut Biaya pada Tahun Ini
Image source: iMore

DREAMERS.ID - Kabar mengenai WhatsApp yang akan memungut biaya kembali menyeruak. Berdasarkan informasi yang ramai dibicarakan di jagat maya, cara monetisasi WhatsApp adalah dengan menyisipkan iklan di fitur WhatsApp Status yang fungsinya mirip fitur Stories di Instagram atau Facebook. Jika tidak ingin melihat iklan, maka pengguna disebut harus membayar 1 dollar AS atau kurang lebih sekitar Rp 14.000.

Pada tahun 2019 lalu, Facebook memang berencana untuk menyisipkan iklan di WhatsApp Status pada 2020 sebagai upaya monetisasi platform. Nantinya, di sisi bawah akan muncul ikon "swipe-up" mirip di Instagram Stories yang akan megarahkan ke situs pengiklan.

Nama perusahaan yang beriklan akan muncul di WhatsApp Status, seperti halnya nama kontak. Diungkapkan juga bahwaFacebook menyiapkan alternatif cara menyisipkan iklan lainnya, seperti menempatkan iklan di tengah beranda percakapan, hingga format "chat" baru yang mampu menampilkan katalog produk.

Baca juga: Segera Perbarui OS Atau Ganti HP Sebelum 1 Februari Jika Masih Ingin Pakai WhatsApp

Namun belum ada kabar baru dari informasi soal rencana tersebut, hingga berita ini ditayangkan. Kabar terbaru yang muncul justru menyebut Facebook bakal membatalkan rencana menyuspkan iklan di WhatsApp. Melansir dari Kompas, sumber yang dekat dengan permasalahan ini justru mengabarkan bahwa tim yang menangani monetisasi WhatsApp via iklan justru sudah dibubarkan oleh Facebook. Bahkan, kode hasil kerja tim tersebut kabarnya juga telah dihapus dari kode keseluruhan WhatsApp.

Soal kabar berlangganan WhatsApp sebesar Rp 14.000 per tahun yang disebutkan di awal tadi juga sebetulnya masih simpang siur. Sebelumnya, WhatsApp memang sempat menerapkan biaya berlangganan 1 dollar AS (sekitar Rp 14.000) pada 2013. Biaya tersebut bakal dibebankan kepada pengguna setelah 1 tahun memakai WhatsApp secara gratis. Namun, WhatsApp menghapus biaya berlangganan tersebut pada 2016, yang berarti layanan WhatsApp bisa digunakan secara cuma-cuma untuk selamanya.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Perayaan hari kasih sayang yang bisa dikenal dengan Valentine memang kerap menjadi momen untuk memberikan hadiah kepada orang terkasih, bisa dari keluarga maupun kepada pasangan. Hari Valentine sendiri tentu tidak bisa dilepaskan dari makanan berasa manis, salah satunya cokelat....
  • HOT !
    Tak hanya memperkenalkan trio Galaxy S20, Samsung juga mengungkap secara resmi Galaxy Z Flip di event Unpacked 2020. Perangkat ini merupakan ponsel layar lipat kedua yang dirilis Samsung setelah Galaxy Fold....
  • HOT !
    Menyebarnya virus corona hingga menimbulkan ratusan korban jiwa, tentunya membuat masyarakat diseluruh dunia menjadi lebih waspada, dimulai dari memakai masker hingga selalu mencuci tangan, baik sebelum makan, dan setelah bersin....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AdeLululu
Cast : Lay EXO , Kim Vanyiake (FC) , Eunji A-Pink , Ryeowook SJ , Suho EXO, Jung Rachel, EXO, A-Pink

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)