home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Simpang Siur Kabar WhatsApp Bakal Dipungut Biaya pada Tahun Ini

Jumat, 17 Januari 2020 18:25 by zia92 | 738 hits
Simpang Siur Kabar WhatsApp Bakal Dipungut Biaya pada Tahun Ini
Image source: iMore

DREAMERS.ID - Kabar mengenai WhatsApp yang akan memungut biaya kembali menyeruak. Berdasarkan informasi yang ramai dibicarakan di jagat maya, cara monetisasi WhatsApp adalah dengan menyisipkan iklan di fitur WhatsApp Status yang fungsinya mirip fitur Stories di Instagram atau Facebook. Jika tidak ingin melihat iklan, maka pengguna disebut harus membayar 1 dollar AS atau kurang lebih sekitar Rp 14.000.

Pada tahun 2019 lalu, Facebook memang berencana untuk menyisipkan iklan di WhatsApp Status pada 2020 sebagai upaya monetisasi platform. Nantinya, di sisi bawah akan muncul ikon "swipe-up" mirip di Instagram Stories yang akan megarahkan ke situs pengiklan.

Nama perusahaan yang beriklan akan muncul di WhatsApp Status, seperti halnya nama kontak. Diungkapkan juga bahwaFacebook menyiapkan alternatif cara menyisipkan iklan lainnya, seperti menempatkan iklan di tengah beranda percakapan, hingga format "chat" baru yang mampu menampilkan katalog produk.

Baca juga: Video Call Grup Lebih Enak Pakai WhatsApp, Zoom, atau Google Hangouts?

Namun belum ada kabar baru dari informasi soal rencana tersebut, hingga berita ini ditayangkan. Kabar terbaru yang muncul justru menyebut Facebook bakal membatalkan rencana menyuspkan iklan di WhatsApp. Melansir dari Kompas, sumber yang dekat dengan permasalahan ini justru mengabarkan bahwa tim yang menangani monetisasi WhatsApp via iklan justru sudah dibubarkan oleh Facebook. Bahkan, kode hasil kerja tim tersebut kabarnya juga telah dihapus dari kode keseluruhan WhatsApp.

Soal kabar berlangganan WhatsApp sebesar Rp 14.000 per tahun yang disebutkan di awal tadi juga sebetulnya masih simpang siur. Sebelumnya, WhatsApp memang sempat menerapkan biaya berlangganan 1 dollar AS (sekitar Rp 14.000) pada 2013. Biaya tersebut bakal dibebankan kepada pengguna setelah 1 tahun memakai WhatsApp secara gratis. Namun, WhatsApp menghapus biaya berlangganan tersebut pada 2016, yang berarti layanan WhatsApp bisa digunakan secara cuma-cuma untuk selamanya.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Irene Red Velvet dan Chanyeol EXO memang punya imej mewah yang memikat. Tak ayal, keduanya digaet untuk menjadi brand ambassador sejumlah produk fashion ternama internasional....
  • HOT !
    Motif tie dye dalam dunia fashion bukan hal yang baru, tren tie dye ini kembali muncul saat pandemi COVID 19 yang mana selama di rumah saja banyak orang mencoba untuk membuat pakaian dari motif ini.  ...
  • HOT !
    Cardigan menjadi fashion item yang tidak termakan zaman seiring dengan desain dan warnanya yang mengikuti tren. Cardigan pun kini menjadi hot fashion item yang nge tren dikenakan oleh idola K Pop saat ini....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)