SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Merger Yahoo dan LINE, Siap Bersaing dengan Google Hingga Facebook

Selasa, 19 November 2019 12:35 by zia92 | 462 hits
Merger Yahoo dan LINE, Siap Bersaing dengan Google Hingga Facebook
Image source: efe.com

DREAMERS.ID - Softbank Corp mengumumkan bahwa anak usanhya, Z Holdings atau yang sebelumnya bernama Yahoo Jepang akan melebur (merger) dengan Line Corps, perusahaan aplikasi pesan instan yang berbasis di Tokyo.

Proses merger tersbeut diperkirakan akan rampung pada Oktober 2020. Nantinya, perusahaan gabungan akan dinamakan Z Holdings. SoftBank sebagai induk usaha Yahoo dan Naver, perusahaan teknologi asal Korea Selatan sebagai induk usaha Line akan memiliki saham masing-masing 50 persen, seperti dikutip dari CNN.

Pendiri SoftBank Masaoyshi Son mencoba melakukan merger senilai US$30 miliar itu untuk membangun bisnis teknologi yang dapat bertahan untuk bersaing dengan pemain dunia seperti Google dan Facebook.

Menurut Softbank, alasan utama peleburan usaha ialah perusahaan internet Jepang itu tertinggal jauh di belakang rekan-rekan mereka dari Amerika Serikat (AS) dan China, dan perlu berekspansi ke negara-negara Asia lain agar tetap kompetitif.

CEO Z Holdings Kentaro Kawabe dan CEO Line Takeshi Idezawa mengatakan pada konferensi pers bahwa kebangkitan raksasa teknologi global menimbulkan krisis bagi kedua perusahaan. "Industri ini didominasi oleh 'pemenang yang mengambil peluang semua struktur'. Bahkan jika kedua perusahaan terintegrasi, masih akan ada kesenjangan yang luas dengan para pemimpin teknologi global," kata Idezawa.

Perusahaan-perusahaan mengatakan mereka berharap untuk bekerja sama dalam sejumlah bidang, di antaranya, kecerdasan buatan, pencarian internet, telekomunikasi dan pembayaran mobile. Mereka berdua menghadapi tekanan dari perusahaan teknologi AS, seperti Google, Apple, Facebook, dan Amazon. Kuartet pesaing yang dikenal dengan sebutan GAFA.

"Saya tidak ingin GAFA meninggalkan Jepang, karena saya menikmati YouTube dan saya menggunakan Kindle untuk membaca buku. Tapi kami ingin menyediakan platform domestik lain sebagai alternatif," kata CEO Z Holdings.

Idezawa menambahkan aplikasi pesan instan Line juga populer di Thailand, Taiwan dan Indonesia, sehingga perusahaan gabungan dapat memanfaatkan pijakan itu untuk berkembang secara global.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Semenjak Indonesia menjalani era new normal di tengah pandemi virus corona, tempat tempat hiburan dan wisata memang sudah dibuka kembali. Namun, pengunjung harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak antar pengunjung....
  • HOT !
    BLACKPINK dikenal sebagai grup dengan penampilan membernya yang selalu stylish. Tak heran jika banyak brand fashion mewah yang bekerja sama dengan mereka, hingga menjadikannya sebagai brand ambassador....
  • HOT !
    Saat menggunakan masker, sirkulasi udara pada kulit wajah tidak dapat berjalan secara optimal. Hal ini tentunya dapat meyebabkan masalah serius pada kulit wajah, terutama munculnya jerawat, terutama di area yang tertutup masker....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : munzioezy
Cast : Jung Krystal f(x), Kang Minhyuk CNBLUE and other cast

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)