SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Selandia Baru Larang Turis Berenang Dekat Lumba-lumba, Ini Alasannya

Rabu, 04 September 2019 23:00 by Rie127 | 495 hits
Selandia Baru Larang Turis Berenang Dekat Lumba-lumba, Ini Alasannya
Dreamers.id

DREAMERS.ID -Lumba-lumba merupakan makhluk laut yang menggemaskan. Hal ini dibuktikan dari wisata observasi lumba-lumba yang ada di Indonesia, seperti di Pantai Lovina, Bali, yang selalu ramai dengan turis. Selain Indonesia, Selandia Baru juga memiliki wisata observasi lumba-lumba.

Baca juga: Tradisi Perburuan Brutal Lumba-Lumba di Jepang Ini Tuai Protes

Namun, kini pemerintah Selandia Baru melarang turis untuk berenang terlalu dekat dengan lumba-lumba hidung botol yang berhabitat di perairannya. Dikutip dari Lonely Planet, larangan tersebut berlaku untuk seluruh agen perjalanan wisata yang beroperasi di Bay of Islands.

Departemen Konservasi (DOC) Selandia Baru menjelaskan turis yang datang ke Bay of Island sangat mencintai lumba-lumba. Namun mereka seringkali berada terlalu dekat, bahkan berenang di dekat kawanan lumba-lumba. Keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan lumba-lumba ini dikhawatirkan dapat mengganggu karakter alami dari lumba-lumba.

Kawanan lumba-lumba di Bay of Island beraktivitas di siang hari. Di masa sekarang operator wisata mengarahkan perahu-perahu turis untuk melakukan wisata observasi. Seiring dengan larangan berenang, DOC juga melarang mereka untuk beroperasi di "jam istirahat" lumba-lumba, yakni pagi dan sore hari.

Perahu wisata juga hanya boleh berada di dekat lumba-lumba selama maksimal 30 menit. Lumba-lumba hidung botol menjadi salah satu hewan yang terancam punah di Selandia Baru dan di dunia. Di Bay of Islands sendiri saat ini hanya terdapat 31 ekor lumba-lumba.

Jam istirahat lumba-lumba juga dianggap penting, sehingga mereka bisa berinteraksi lebih sering dengan kawanannya, terutama bersama lumba-lumba kecil. Dengan interaksi tersebut, lumba-lumba juga dapat mengasah insting untuk melestarikan generasinya, sehingga akan lebih banyak lumba-lumba yang lahir dengan sehat.

Larangan di atas hanya berlaku untuk agen perjalanan wisata di Bay of Island. Selebihnya, yang mengoperasikan wisata lumba-lumba jenis lain di Selandia, masih boleh melakukan aktivitas seperti biasa.

(Rie127)

Komentar
  • HOT !
    Aksesori Rinaldy A. Yunardi kembali diakui oleh selebriti dunia. Belum lama ini Katy Perry terlihat mengenakan topi baret rancangan Rinaldy dalam acara Ellen DeGeneres Show....
  • HOT !
    Brand fesyen ‘Bstroy’ baru baru ini memperoleh kecaman keras dari netizen setelah mengeluarkan koleksi jaket yang memakai nama nama sekolah lokasi tragedi penembakan brutal....
  • HOT !
    Wisata Halal kini mulai digalakkan di berbagai negara, termasuk Korea Selatan. Tidak hanya gencar dipromosikan di Seoul, tetapi destinasi populer lainnya seperti Pulau Jeju juga tak kalah bersiap. Salah satu kuliner halal yang bisa kalian santap adalah di Daewonga....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AfifahCahyani
Cast : Koo Junhoe & Park Della

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)