SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Berat Badan Turun tapi Lemak Masih Betah di Pipi dan Dagu? Ini Penyebabnya

Senin, 12 Agustus 2019 14:48 by zia92 | 1262 hits
Berat Badan Turun tapi Lemak Masih Betah di Pipi dan Dagu? Ini Penyebabnya
Image source: KBS

DREAMERS.ID - Setiap orang biasanya memiliki bagian tubuh tertentu di mana lemak berkumpul dan sangat sulit dihilangkan. Umumnya adalah pada bagian perut, lengan, paha, dan daerah wajah serta dagu. Sudah melakukan diet dan berat badan pun turun, tapi pipi masih bulat dan dagu tetap gemuk. Kira-kira kenapa ya Dreamers?

“Secara umum, saat kita mengalami kenaikan berat badan atau penurunan berat badan, kita tidak mengalami peningkatan atau penurunan sel-sel lemak yag disebut adiposit,” kata Stephen S. Park, MD, FACS, presiden president of the American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery.

“Sebaliknya, sel-sel tersebut membesar atau menyusut. Itulah mengapa beberapa orang memiliki bagian tubuh yang bermasalah, terlepas dari berat badan. Mereka memiliki sel-sel lemak lebih banyak di bagian itu,” paparnya.

Park juga mengatakan faktor lain seperti struktur tulang dan ukuran kelenjar air liur mempengaruhi mengapa wajah terlihat lebih berisi. Namun ada beberapa cara yang dapat membantu mengurangi lemak di bagian wajah dan dagu dikutip dari Women's Health Mags berikut.

1. Melawan retensi air

“Alkohol, gula, dan asupan garam yang berlebihan semuanya terkait dengan wajah yang terlihat gemuk,” kata ahli penurun berat badan medis Sue Decotiis, M.D. Alkohol. Gula dan garam dapat menyebabkan jaringan-jaringan dalam tubuh termasuk wajah memiliki air. Jadi kurangi asupan alkohol, gula dan garam dan lebih perbanyak asupan air secara langsung.

Baca juga: Alasan Mengapa Tak Boleh Mencari Tahu Gejala Penyakit dan Cara Menyembuhkan Lewat Internet

2. Obati alergi makanan

Orang yang alergi makanan atau intoleransi seperi sensitif terhadap gluten dan sindrom iritasi usus besar sering mengeluh wajahnya gemuk. Kembung adalah gejala yang umum bahwa sesuatu yang tidak beres terjadi pada proses pencernaan.

Menurut International Foundation for Functional Gastrointestinal Disorders, tidak jelas mengapa IBS (yang mempengaruhi hingga 15% orang dewasa di AS) menyebabkan kembung, namun gas dalam usus tampaknya ada hubungannya dengan hal itu.

3. Hormon yang melonjak

Jika wajah membengkak pada “waktu tertentu dalam satu bulan”, ada baiknya membicarakannya dengan dokter. Tepat sebelum periode dimulai, tubuh mengalami lonjakan hormon progesteron yang menyebabkan gejala PMS termasuk pembengkakan wajah, kata Decotiis.

Jadi jika tubuh mengalami rasa panas dan menstruasi tidak teratur, mungkin tubuh memasuki perimenopause, yang mengarah ke menopause dan bisa bertahan selama bertahun-tahun. Pada beberapa wanita, perimenopause terjadi di usia tiga puluhan.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Fenomena virus corona, atau virus Wuhan semakin meresahkan masyarakat diberbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Walaupun belum terdapat vaksin dan obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut, namun masyarakat dapat mencegahnya....
  • HOT !
    Korea Selatan diketahui memang memiliki banyak jenis mie yang lezat dan wajib dicoba jika kamu berkunjung ke negara para ‘oppa’ tersebut. Salah satu kuliner berbahan dasar mie yang cukup populer di sana adalah Kalguksu....
  • HOT !
    Kang Daniel terpilih menjadi wajah terbaru untuk promosi brand sepatu PUMA, menggantikan BTS. Foto foto yang menampilkan koleksi terbaru PUMA x Kang Daniel baru saja dirilis dengan kampanye bernama RS X CUBE....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Msbeom17
Cast : L Infinite, Park Jiyeon T-ara, JB Got7, Yoo Seung Ho, Krystal F(x)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)