SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Bisa Dideteksi, Seperti Ini Tanda Fisik dan Perilaku Pengguna Narkoba

Jumat, 21 Juni 2019 11:04 by reinasoebisono | 5791 hits
Bisa Dideteksi, Seperti Ini Tanda Fisik dan Perilaku Pengguna Narkoba
Image source: Daily Mail

DREAMERS.ID - Penggunaan narkoba adalah hal yang dilarang di Indonesia, baik menurut hukum mau pun dalam kehidupan sosial. Penggunaan narkoba bisa mempengaruhi orang-orang dari semua lapisan masyarakat dan semua status sosial. Dan ketika sudah dicoba serta berkembang, akan sangat sulit untuk berhenti menggunakannya.

Terlebih belakangan juga tidak sedikit publik figur tersandung kasus narkoba yang tak kita sangka bisa memakai benda haram tersebut. Padahal setelah mengenali ciri-cirinya, kita bisa memahami bahkan bisa menghindari lingkungan tersebut agar tidak ikut terjerumus.

Dilansir dari Drugabuse, gejala penggunaan narkoba paling mencolok adalah gejala fisiologis, yaitu perubahan penampilan fisik. Tanda-tandanya pun akan berbeda berdasarkan bahan dan metode narkoba yang digunakan, mulai dari merokok, injeksi dan lainnya. Di antaranya adalah:

- Mata merah, cekung atau sayu.
- Pupil melebar atau menyempit.
- Penurunan berat badan secara drastis.
- Perubahan kebersihan.
- Masalah gigi.
- Perubahan kulit.
- Masalah tidur atau tidur terlalu banyak.
- Wajah pucat dan bibir tampak kehitaman.
- Ada tanda bekas luka sayatan pada tangan.
- Sering sakit

Baca juga: Hwang Ha Na Resmi Dijatuhi Hukuman Satu Tahun Penjara atas Kasus Narkoba

Beda lagi jika melihat laporan Healthline via Liputan6, perubahan perilaku dan gaya hidup juga bisa mempengaruhi pengguna narkoba. Jika melalui suntikan tentu meninggalkan bekas jarum sehingga banyak pecandu yang memakai pakaian lengan panjang bahkan dalam cuaca hangat untuk menyembunyikannya. Sementara perubahan perilaku lainnya yang bisa dikaitkan dengan penggunaan narkoba adalah semacam ini:

- Lebih agresif atau lekas marah.
- Kelesuan.
- Depresi.
- Perubahan tiba-tiba di jejaring sosial.
- Perubahan dramatis dalam kebiasaan dan / atau prioritas.
- Keterlibatan dalam kegiatan kriminal.

Gangguan penggunaan zat terlarang ini pun dikaitkan dengan berbagai efek kesehatan jangka pendek mau pun jangka panjang. Dimulai dari melemahnya sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan resiko penyakit jadi tak jarang pecandu narkoba rentan terserang HIV.

Serangan jantung, pembuluh darah melemah hingga kejang atau pun stroke juga mengancam. Maslaah ingatan, perhatian dan pengambilan keputusan juga bisa membuat hidup sehari-hari lebih sulit. So, say no to drugs, Dreamers!

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Selain aktif sebagai member GOT7, Jackson juga sering melakukan proyek solo di bidang musik dan lainnya, seperti fashion. Baru baru ini, ia ikut serta dalam kolaborasi spesial dengan brand fashion ternama Fendi....
  • HOT !
    Malam hari adalah waktu dimana sel sel mulai bergenerasi, ketika tidur otot otot dalam tubuh akan rileks, termasuk otot di wajah, hal ini juga akan membuat kulit menjadi lebih rileks....
  • HOT !
    Instagram terus mengeluarkan kebijakan kebijakan baru agar platform nya aman dan suportif bagi setiap pengguna. Dalam aturan terbaru, perusahaan dapat mendeteksi dan menghapus akun yang berulang kali mengunggah konten yang isinya melanggar kebijakan media sosial itu....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : IkaaWulandari
Cast : Reina Lee (OC), EXO, Kim Myung Soo (Infinite), Jonghyun (CNBlue), Heechul (Super Junior), Kpop Idol

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)