SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Usai Masuk Daftar Hitam di AS, Huawei Kini Didepak dari Asosiasi Wi-Fi dan Kartu SD

Senin, 03 Juni 2019 20:00 by zia92 | 11101 hits
Usai Masuk Daftar Hitam di AS, Huawei Kini Didepak dari Asosiasi Wi-Fi dan Kartu SD
Image source: Mobile Syrup

DREAMERS.ID - Beberapa waktu yang lalu Huawei dinyatakan masuk daftar hitam pemerintas Amerika Serikat (entity list) ihwal bisnis dan perdagangan. Sejak saat itu, satu per satu perusahaan AS pun mulai membatasi hubungan bisnisnya dengan vendor asal China tersebut.

Pemerintah AS memang menangguhkan pemblokiran Huawei selama 90 hari, tapi hal itu tidak menyurutkan perusahaan asal AS lain untuk ikut memutuskan kemitraannya dengan Huawei. Selain perusahaan, sejumlah lembaga standarisasi teknologi juga mencoret nama Huawei dari daftar anggota.

Adalah SD Association, organisasi non-profit yang membuat standarisasi kartu memori dan melisensi logo SDA, menghapus Huawei dari keanggotaan. Keputusan itu dilakukan mengingat organisasi ini berbasis di California, AS, dan karena itu tunduk pada kebijakan entity list.

Hal serupa juga dilakukan organisasi standarisasi Wi-Fi, Wi-Fi Alliance. Organisasi yang berbasis di Austin, Texas ini membuat sertifikasi dan mengembangkan versi baru dari jaringan Wi-Fi yang diaplikasikan di seluruh dunia.

Baca juga: Google Play Akan Hilang dari Ponsel Huawei Akhir Tahun Ini, Apa Penggantinya?

Selain kedua organisasi itu, badan standarisasi USB dan RAM, JEDEC yang berbasis di Virginia juga tidak lagi memasukan Huawei ke dalam daftar anggotaan mereka. Mengutip dari Kompas, Huawei mundur secara sukarela dari organisasi ini.

Frank Yang, perwakilan sekaligus vice-chairman Huawei di JEDEC sempat terdaftar sebagai direktur JEDEC. Setelah pengunduran diri tersebut, namanya tidak lagi masuk dalam daftar direktur, sebagaimana dimuat dalam situs resmi JEDEC.

Kemungkinan, efek didepaknya Huawei dari tiga organisasi itu akan terasa pada smartphone Huawei mendatang. Ini akan menjadi PR baru bagi Huawei, sebab fitur-fitur yang digawangi ketiga organisasi di atas mungkin akan sulit hadir di smartphone Huawei mendatang. Huawei masih punya peluang untuk memproduksi sendiri, tapi tentu suaranya akan sulit mempengaruhi standarisasi badan yang banyak diisi perusahaan-perusahaan barat.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Twitter belum lama ini resmi meluncurkan fitur baru, yang memungkinkan penggunanya memposting twit secara otomatis sesuai dengan tanggal dan waktu yang dijadwalkan. Fitur ‘schedule tweet’ ini akan membantu pengguna yang belum selesai atau siap mengirim twit....
  • HOT !
    Hari ini Sabtu (23/05) pengulat berdarah Jepang Indonesia, Hana Kimura dikabarkan telah meninggal dunia di usia yang masih sangat muda, yaitu 22 tahun. Hal ini diumumkan secara langsung dari Manajemen pegulat Stardom lewat akun Twitter....
  • HOT !
    Pandemi virus corona (COVID 19) memang telah membuat redup banyak bisnis, terutama sektor pariwisata. Salah satunya yang terdampak adalah startup agregator hotel melati Airy atau Airy Rooms, di mana mereka memutuskan untuk menghentikan operasinya pada akhir Mei ini....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : Jill, Sehun, Ibu dan Mama.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)