SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Apa Itu 'Spyware Israel' yang hebohkan Pengguna WhatsApp dan Cara Mencegahnya

Senin, 20 Mei 2019 11:00 by zia92 | 1492 hits
Apa Itu 'Spyware Israel' yang hebohkan Pengguna WhatsApp dan Cara Mencegahnya
Image source: Big Hit Entertainment

DREAMERS.ID - Pengguna WhatsApp di seluruh dunia tengah dihebohkan dengan adanya celah keamanan dalam platform pesan instan milik Facebook tersebut. Financial Times melaporkan bahwa fitur WhatsApp Call bisa disusupi spyware asal Israel.

Spyware tersebut merupakan buatan perusahaan Israel bernama NSO Group, yang bisa menginvasi telepon WhatsApp pada versi Android dan iOS. Spyware ini tak hanya bisa menyusupi lewat telepon, tetapi juga melalui panggilan telepon yang tak dijawab oleh pengguna. Dalam sejumlah kasus panggilan yang tak terjawab ini bisa hilang dalam dari daftar panggilan sehingga pengguna tidak menyadari adanya telepon tersebut.

Spyware sendiri merupakan sebuah software atau perangkat lunak yang bertugas untuk memantau dan memata-mata aktivitas penguna internet. Fungsi Spyware menjadi negatif apabila bisa digunakan untuk melihat dan mencuri data pengguna.

Sayangnya sejauh ini belum ada cara jitu untuk mengetahui apakah ponsel terinfeksi spyware yang menyusup lewat celah di WhatsApp. Namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan. "Yang pertama dapat dicoba adalah berusaha melihat adanya perubahan-perubahan di perangkatmu," kata Domingo Guerra, pakar keamanan perangkat mobile di Symantec, mengutip dari Detik.

Baca juga: Begini Tahapan Polri Lakukan 'Patroli Siber' untuk Lacak Penyebaran Hoax di Grup WhatsApp

"Kalau penggunaan baterai terlihat berbeda dari belakangan, atau kalau perangkatmu tiba-tiba jadi terasa panas, mungkin saja itu dikarenakan sedang ada proses pengiriman dan penerimaan data besar, yang bisa mengindikasikan perangkatmu terkompromi," ujarnya.

Melihat penggunaan data di ponsel juga bisa menjadi tolok ukur mengingat lonjakan transfer data secara tiba-tiba bisa menjadi ada sesuatu yang tidak biasa. "(Ponsel) bisa menjadi alat mata-mata yang sempurna. Ada kamera di depan dan belakangnya. Ada pula mikrofonnya. Ada GPS, jadi (bisa mengetahui) lokasimu, (juga) ada kalender... Tapi jika data itu tetap di ponselmu, tentu takkan berguna buat siapapun yang berusaha memata-matai. Maka data yang sedang direkam perangkatmu itu butuh dikirim lagi ke si penyerang," tuturnya. 

Perlu diingat lagi bahwa itu hanyalah indikasi. WhatsApp sendiri tak bisa memberikan jawaban terperinci saat ditanya bagaimana pengguna dapat mengetahui apakah perangkatnya sudah terjangkit spyware. Mereka hanya menyatakan sudah menambal celah yang memungkinkan spyware itu menyusup dan minta agar pengguna segera melakukan pembaruan ke versi terbaru agar tak terjangkit.

(fzh)

  • HOT !
    Gaya fashion Lisa tak pernah gagal mencuri perhatian publik dan fans. Baru baru ini saat bertolak ke Paris, Prancis untuk menghadiri sebuah acara fashion, gaya berbusana member termuda BLACKPINK ini pun menjadi topik hangat....
  • HOT !
    Tak hanya cabin crew terbaik atau maskapai paling on time, tapi Skytrax juga kerap memberikan penghargaan kepada maskapai dengan kabin pesawat yang paling bersih. Dan ada hasil mengejutkan di ajang Skytrax World Airlines Awards 2019....
  • HOT !
    Syahrini dan Reino Barack tengah asik berbulan madu. Salah satu destinasi yang mereka kunjungi adalah Bora Bora. Dimana dan apa saja sih yang bisa dinikmati di Bora Bora?...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : ayurini59
Cast : Kang Minhyuk & Krystal Jung

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)