SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Sering Dianggap Jelek, Orang dengan Kebiasaan 'Ngaret' Bakal Punya Masa Depan Lebih Baik

Senin, 25 Maret 2019 16:45 by zia92 | 4691 hits
Sering Dianggap Jelek, Orang dengan Kebiasaan 'Ngaret' Bakal Punya Masa Depan Lebih Baik
Dreamers.id

DREAMERS.ID - Datang terlambat alias ‘ngaret’ memang kerap dianggap menjadi kebiasaan yang kurang baik. Namun dalam sebuah hasil penelusuran terbaru, sering datang terlambat ternyata merupakan sifat yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan. Tak cuma jumlah waktu tidur yang lebih lama, kebiasaan datang terlambat juga menjadi pertanda kesehatan mental dan fisik.

Media khusus gaya hidup Southern Living menganalisis sejumlah studi dan menemukan hubungan antara kebiasaan terlambat dengan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Poin utamanya adalah stres. Secara sederhana, stres akan berdampak buruk bagi kesehatan setiap orang.

Seseorang yang kerap datang terlambat dipastikan memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan mereka yang selalu berusaha datang tepat waktu. Dengan tingkat stres yang rendah, risiko beragam penyakit seperti stroke, hipertensi, dan penyakit jantung juga akan berkurang. 

Melansir dari CNN, orang-orang yang punya kebiasaan datang terlambat juga disebut memiliki pandangan positif tentang dunia. "Banyak orang yang datang terlambat cenderung optimistis dan tidak realistis," ujar penulis buku Never Be Late Again, Diana DeLonzor. Sepadat apapun aktivitas, orang-orang yang punya kebiasaan datang terlambat selalu berpikir bahwa semuanya bisa dilakukan dan diatasi.

Baca juga: Jenis Makanan yang Perlu Dihindari dan Tips Lainnya Agar Tak Bau Mulut Saat Puasa

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Harvard Health Publishing menemukan bahwa pandangan optimis dapat berujung pada kesehatan yang lebih baik dan tingkat kematian yang lebih rendah selama periode 15-40 tahun.

Southern Living juga percaya bahwa optimisme dapat memengaruhi produktivitas dan kesuksesan seseorang. Mengutip Business Insider, orang-orang optimistis dapat menghasilkan penjualan 88 persen lebih banyak daripada mereka yang pesimistis.

Demikian pula dengan sifat perfeksionis yang ditemukan pada orang-orang yang gemar datang terlambat. "Orang yang gemar datang terlambat adalah mereka yang tidak dapat meninggalkan rumah jika masih ada piring yang belum dicuci atau baju cucian yang belum dilipat," ujar psikolog, dr Linda Sapadin. Karakter perfeksionis yang dimiliki, dapat mengarah pada karier yang lebih baik.

(fzh)

  • HOT !
    Menyantap sahur sebelum menjalankan ibadah puasa memang menjadi hal yang perlu dilakukan. Selain sebagai sumber energi sebelum menjalani aktifitas, sahur juga memiliki banyak manfaat lainnya yang baik untuk tubuh....
  • HOT !
    Lebaran menjadi salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga atau untuk menghabiskan waktu berlibur ke negara impian. Klook sebagai salah satu platform perjalanan online terdepan di dunia, resmi meluncurkan program aktivitas #KlookYourDream pada Kamis (16/5)....
  • HOT !
    WhatsApp kembali mengumumkan bakal mengakhiri dukungannya untuk beberapa perangkat. Layanan pesan instan itu tak lagi bisa digunakan di perangkat Windows Phone pada 31 Desember 2019, serta ponsel dengan sistem operasi iOS 7 atau yang lebih tua dan Android 2.3.7 dan lebih tua, mulai 1 Februari 2020....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : rosadelita_ps
Cast : - Jung Ayana - Jung Yunho - Shim Changmin

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)