SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Riset Terbaru Ungkap Uap Vape Jadi Pemicu Penyakit Berbahaya hingga Kanker

Kamis, 06 Desember 2018 12:29 by noudi0501 | 1710 hits
Riset Terbaru Ungkap Uap Vape Jadi Pemicu Penyakit Berbahaya hingga Kanker
Image source: CNN Indonesia

DREAMERS.ID - Para periset dari Universitas New York mengungkapkan, uap vape ternyata dapat merusak DNA, meningkatkan risiko beberapa penyakit berbahaya. Memang, vape selama ini digadang-gadang lebih tidak berisiko dibanding rokok tembakau, namun tetap 'berbahaya' dan tidak bisa disebut aman.

Dilansir dari Kompas, sebuah studi terbaru berdasarkan uji laboratorium, tikus yang terpapar uap vape mengalami tingkat kerusakan DNA yang lebih tinggi di jantung, paru-paru dan kandung kemih. Selain itu, sistem DNA yang melindungi terhadap serangan kanker juga terganggu.

"Kami menemukan uap vape bersifat karsinogenik dan penggunanya memiliki risiko lebih tinggi daripada non-pengguna," kata pemimpin peneliti tim Moon-shong Tang.

Saat menguji paparan nikotin dan turunannya pada sel-sel paru dan kandung kemih manusia, juga ditemukan persoalan serupa. Sel-sel cenderung bermutasi atau mengalami perubahan, hingga menjadi pemicu tumor.

Uap vape sering dianggap tidak berisiko, karena disebut hanya mengandung sedikit nikotin dan beberapa pelarut organik yang relatif tidak berbahaya. Hasil ini menungkap uap vape meningkatkan resiko kanker dan memicu serangan jantung.

Penelitian lain juga menunjukkan pengguna vape memiliki 97 persen lebih sedikit karsinogen pada paru-paru, daripada perokok tembakau. Namun tetap, tingkat tersebut masih jauh lebih tinggi pada pengguna vape, daripada mereka yang tidak merokok.

Karsinogen adalah zat-zat yang menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat dalam sel-sel tubuh. Hal ini mengganggu proses-proses biologis. Karsinogenik adalah sifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru, karena zat-zat yang terdapat pada rokok. Periset juga mengungkapkan sebagian besar nikotin yang dihirup dipecah menjadi bahan kimia non toksik yang disebut cotinine.

Setelah itu diekskresikan dalam urin, sebagian kecil, kurang dari 10 persen, dan diyakini dimetabolisme menjadi nitrosamin dan turunannya—termasuk karsinogen pada paru-paru. Peneliti memeringatkan bahwa bahan kimia tersebut mampu menginduksi tumor di berbagai organ.

(nou)

  • HOT !
    Setelah Facebook, Google, berbagai platform lainnya, kini giliran Instagram yang merilis daftar ulasan tahunanya untuk 2018. ‘Year in Review’ melihat bagaimana platform berbagi foto dan video tersebut digunakan sepanjang tahun dan menyoroti tren utama dari 2018....
  • HOT !
    Perusahaan teknologi nampaknya menjadi salah satu tempat kerja yang paling diminati. Generasi milenial Indonesia khususnya melihat ketertarikan terhadap perusahaan perusahana besar seperti Telkom dan Google....
  • HOT !
    Tak hanya film, musik mau pun talenta talenta berbakat yang direkap di masa penghujung tahun ini mengenai siapa yang terbaik. Namun dunia video game juga menantikan jawaranya dengan pertimbangan beberapa penilaian....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : IkaaWulandari
Cast : Reina Lee (OC), EXO, Kim Myung Soo (Infinite), Jonghyun (CNBlue), Heechul (Super Junior), Kpop Idol

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)