SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Membedakan Debaran Antara Jatuh Cinta, Gugup, dan Penyakit

Rabu, 16 Agustus 2017 15:35 by zia92 | 2393 hits
Membedakan Debaran Antara Jatuh Cinta, Gugup, dan Penyakit
Image source: shutterstock

DREAMERS.ID - Banyak faktor yang membuat seseorang tiba-tiba merasakan jantung yang berdegup kencang alias berdebar-debar. Biasanya rasa deg-degan muncul saat berada di dekat orang disukai atau merasa khawatir dan gugup.

Tapi jika jantung yang berdebar terjadi saat tidak mengalami dua hal di atas, waspada bisa jadi itu penyakit gangguan irama jantung atau disebut aritmia seperti yang diungkapkan spesialis jantung subspesialis aritmia dari RS Jantung dan Pembuluh Darah, Harapan Kita, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K).

Yoga mengatakan, berbeda dari berdebar pada umumnya, berdebar penanda aritmia biasanya punya irama tersendiri. "Biasanya berdebarnya sewaktu-waktu seperti drum, lain kali skip, hilang-hilang atau seperti ikan yang keluar permukaan. Itu mungkin aritmia," ujarnya mengutip Antara.

Perhatikan juga apakah frekuensi berdebar-debar yang dirasakan cukup panjang karena seseorang berisiko mengalami stroke jika dalam dua hari merasakan debaran cukup panjang yang sama. "Berdebar jangan dianggap enteng. Dua hari berdebar, hari ketiga bisa stroke. 48 jam sudah bisa membentuk gumpalan darah yang dilepas ke otak dan menyebabkan stroke," kata Yoga.

Baca juga: Masih Suka Konsumsi Minuman Berpemanis dan Berkarbonasi? Simak Lagi Bahaya

Berdebar tak hanya soal denyut jantung yang cepat, tetapi juga ketika denyut jantungnya lambat, tidak teratur, terasa lebih kuat, ada jeda bahkan saat terasa sakit dada. Sementara berdebar saat jatuh cinta atau bertemu orang yang disukai biasanya tak merasakan sakit dada dan iramanya relatif teratur. 

Selain berdebar, penderita artimia juga terkadang mengalami pusing, merasa ingin pingsan, bahkan mati mendadak. "Spektrum penyakit aritmia itu luas dari mulai berdebar sampai mati mendadak. Ada yang gejalanya stroke. 40 persen aritmia gejala awalnya stroke, karena timbul gumpalan darah di jantung," tutur Yoga.

Oleh karenanya, saat jantung tiba-tiba berdebar apalagi durasinya panjang segeralah memeriksakan diri ke dokter. Aritmia sendiri merupakan penyakit sistem listrik jantung. Gangguan pada pembentukan atau penjalaran impuls listrik menimbulkan gangguan irama jantung dam berdebar berupakan gejala terseringnya.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Yeri member girl group Red Velvet belum lama ini terbang ke London, Inggris, untuk menjalani sesi pemotretan bersama dengan majalah Marie Claire Korea. Pemotretan itu masuk ke dalam edisi bulan Maret ini....
  • HOT !
    Tidak hanya di Seoul, Korea Selatan memiliki banyak tempat wisata menarik di wilayah lainnya, seperti Provinsi Gangwon. Untuk mencapai ke sana, kamu bisa turun di Stasiun Donghae yang dikelilingi oleh tempat wisata menarik berikut ini....
  • HOT !
    Seoul Fashion Week Fall/Winter 2020 akan berjalan sesuai rencana meskipun penyebaran virus corona masih terjadi di Negeri Ginseng ini. Acara mode terbesar di Seoul itu akan diadakan di Dongdaemun Design Plaza (DPP) antara 16 dan 21 Maret. Namun, beberapa show yang direncanakan diadakan di luar gedung akan dibatalkan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : Jill, Sehun, Ibu dan Mama.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)