SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Kenalan dengan Formula E, Pesaing F1 yang Rencananya Akan Digelar di Jakarta Pada 2020

Senin, 15 Juli 2019 12:23 by Rie127 | 684 hits
Kenalan dengan Formula E, Pesaing F1 yang Rencananya Akan Digelar di Jakarta Pada 2020
Dreamers.id

DREAMERS.ID - Pada Minggu (14/7) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa Jakarta akan menjadi tuan rumah dalam rangka balap mobil Formula E yang akan digelar pada pertengahan tahun 2020.

Formula E sendiri merupakan ajang balapan mobil listrik yang berada dibawah otoritas Fédération Internationale de l'Automobile (FIA). Formula E ini juga diprediksi akan menjadi balapan mobil masa depan.

Ajang balapan ini digagas oleh presiden FIA Jean Todt, Alejandro Agag, dan Antonio Tajani pada tahun 2011. Seri pertama dari Formula E telah dimulai pada 13 September 2014 di Beijing, China.


Image Source: Okezone

Balapan mobil elektrik ini juga memiliki persamaan dengan Formula 1 dalam hal tim dan pembalap, yang dimana dalam satu tim terdapat dua pembalap. Pada musim 2018/2019 terdapat 11 tim. Tiap-tiap mobil yang ikut serta memiliki kekuatan maksimal sebesar 250 kilowatt yang bisa mencapai kecepatan hingga 280 km/jam

Baca juga: Formula E Resmi Tunjuk BTS Jadi Brand Ambassador Global Baru

Namun pada saat balapan, semua pebalap hanya diperbolehkan menggunakan tenaga sebesar 200 kW. Dalam balapan musim kelima diperkenalkan Attack Mode, dengan demikian pebalap bisa menambah daya 25kW di area tertentu.

Perolehan poin Formula E juga menggunakan sistem yang telah dianut oleh FIA yakni hanya 10 pebalap terdepan yang berhak mendapatkan poin dengan urutan 25-18-15-12-10-8-6-4-2-1.

Balapan akan berlangsung selama 45 menit ditambah satu lap. Akan ada sesi latihan berdurasi 45 menit dan 30 menit serta sesi kualifikasi. Pembalap tercepat di sesi kualifikasi berhak mendapat tiga poin.

Dalam Formula E tidak ada pergantian ban, kecuali karena rusak atau tertusuk benda, karena permukaan ban sudah disesuaikan dengan berbagai macam cuaca. Selain itu pit stop yang sempat ada hingga musim keempat, juga dihilangkan.


Image Source: Okezone

Rio Haryanto, pembalap asal Indonesia yang pernah menjadi pebalap F1 juga pernah merasakan berada di balik kemudi mobil Formula E pada tahun 2017, setelah mendapat ajakan dari Agag. Ketika itu CEO Formula E itu menilai Rio bisa mempopulerkan Formula E di Indonesia.

Beberapa pebalap F1 juga turut meramaikan kompetisi Formula E seperti Felipe Massa, Sebastien Buemi, Stoffel Vandoorne, Felipe Nasr, dan juara bertahan Jean-Eric Vergne. Namun hingga kini belum ada informasi resmi dari FIA soal penunjukkan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah ajang balapan internasional tersebut.

(Rie127)

Komentar
  • HOT !
    Kehadiran pakar medis atau para ahli di bidang kesehatan di dunia ini tentu karena suatu alasan. Namun mengapa masih banyak orang yang mengandalkan internet untuk mendiagnosis penyakit mereka tanpa mempedulikan keselamatan mereka?...
  • HOT !
    Jennifer Lopez tampil memukau di red carpet Screen Actors Guild (SAG) Awards yang digelar di Los Angeles pada Senin (20/1/2020)....
  • HOT !
    G Dragon kembali menjadi perhatian dan perbincangan panas publik, karena airport fashionnya yang unik dan anti mainstream. Diketahui bahwa leader BIGBANG itu akan menghadiri acara fashion di Paris....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Msbeom17
Cast : L Infinite, Park Jiyeon T-ara, JB Got7, Yoo Seung Ho, Krystal F(x)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)