home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Fakta-fakta Terkait Merger Gojek dan Tokopedia

Senin, 17 Mei 2021 17:40 by fzhchyn | 1449 hits
Fakta-fakta Terkait Merger Gojek dan Tokopedia
Dreamers.id

DREAMERS.ID - Kabar mengenai merger antara Gojek dan Tokopedia memang sudah terdengar dalam beberapa waktu belakangan ini. Dan akhirnya pada Senin (17/5), kedua unicorn asal Indonesia itu secara resmi mengumumkan bergabungnya dua perusahaan dengan pembentukan Grup GoTo.

Kolaborasi yang powerful

Melansir CNN Indonesia, pembentukan Grup GoTo ini diklaim sebagai kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini. Dalam hal ini, GoTo menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global.

Dengan mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo berniat menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Jajaran pemimpin

Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group, dengan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Sedangkan, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial. GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

Menguntungkan banyak pihak

Menurut Andre, pembentukan grup akan membuat mitra driver Gojek memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya.

Sementara, Co-founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menilai berdirinya Group GoTo sejalan dengan misi awal perusahaan dalam hal menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya, dan memberi pengguna akses yang sama kepada barang dan jasa di seluruh penjuru negeri.

Kontribusi pada perekonomian Indonesia

Pada 2020, Grup GoTo memiliki Gross Transaction Value (GTV) lebih dari US$22 miliar, lebih dari 1,8 miliar transaksi, dan lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar.

Pada periode yang sama, grup juga memiliki lebih dari 11 juta mitra usaha (merchant) per Desember 2020, lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU) dan berkontribusi sebesar 2 persen dari total perekonomian Indonesia.

Investor

Adapun deretan investor tersebut di antaranya yakni Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa, dan Warburg Pincus.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Vaksin booster sudah direncanakan oleh sejumlah negara, khususnya akan diberikan kepada tenaga medis. Namun Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menekankan suntikan booster vaksin Covid 19 sebaiknya ditunda, setidaknya sampai akhir September mendatang....
  • HOT !
    Gigit medali menjadi salah satu pose ikonik saat seorang atlet meraih medali. Tidak hanya di Olimpiade, di ajang lainnya yang berkaitan dengan medali pun tetap dilakukan. Apa sebenarnya makna atau alasan dari menggigit medali?...
  • HOT !
    Demam hallyu wave atau budaya pop asal Korea Selatan terus merambah di segala penjuru dunia terutama di kalangan anak muda. Salah satu agenda yang wajib para pencinta K Pop kunjungi saat ke sana yaitu tempat makan favorit idol....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : madumagastrolforte
Cast : magastrol forte

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)