home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Studi Klaim Mantan Pasien COVID-19 Bisa Alami Penurunan Kecerdasan

Kamis, 29 Juli 2021 14:30 by rizaluthfiah | 388 hits
Studi Klaim Mantan Pasien COVID-19 Bisa Alami Penurunan Kecerdasan
Image Source : The Conversation

DREAMERS.ID - Selama beberapa bulan terakhir, kasus positif Covid-19 terus melonjak di sejumlah negara. Penyakit yang menyerang penderitanya pada bagian paru-paru ini diklaim dapat menurunkan tingkat kecerdasaan seseorang. 

Sebuah studi baru di Inggris menyebut kecerdasan seseorang bisa menurun setelah terinfeksi Covid-19. Dalam tes kecerdasan yang digelar, rata-rata mereka yang sembuh dari Covid-19 mendapat skor buruk.

Mengutip CNBC Indonesia, hal ini dipaparkan ilmuwan otak dari Imperial College London, yang berbagi hasil studi dengan Great British Intelligence Test. Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Lancet EClinical Medicine.

Tes kecerdasan itu dilakukan secara online oleh 81.337 orang antara Januari dan Desember 2020. Sebanyak 13.000 orang di antaranya telah terinfeksi Covid-19.

Setelah memperhitungkan variabel seperti usia, riwayat medis dan pekerjaan, para peneliti menemukan mereka yang tertular virus berkinerja lebih buruk dari yang diharapkan. Disebutkan mereka yang menggunakan ventilator saat terpapar Covid-19 mengalami defisit terbesar penurunan IQ tujuh poin.

Baca juga: Sudah Vaksin Masih Terpapar COVID-19? Kemungkinan Ini Penyebabnya

"Defisit paling menonjol untuk paradigma yang memanfaatkan fungsi kognitif seperti penalaran, pemecahan masalah, perencanaan tata ruang dan deteksi target," tulis para peneliti, dikutip Kamis (29/7/2021).

"Hasil ini sesuai dengan laporan (fenomena) long Covid karena 'kabut otak', kesulitan berkonsentrasi dan kesulitan menemukan kata-kata yang benar adalah hal biasa."

Long Covid-19 adalah gejala sakit berkepanjangan yang diderita seseorang setelah dinyatakan negatif Covid-19. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) telah melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hal ini khususnya dalam jangka panjang, berapa lama pulih hingga gejala yang dirasakan.

Gejala tersebut kelelahan, kesulitan bernafas, batuk, sakit sendi dan dada. Gejala mungkin lainnya kesulitan berpikir kemudian depresi, sakit otot, sakit kepala, demam dan jantung berdebar.

(rzlth)

Komentar
  • HOT !
    Semakin banyak warga di dunia yang suntik vaksin COVID 19, sehingga target herd immunity pun perlahan dekat. Dengan begitu, pandemi virus corona yang sudah berlangsung hampir dua tahun diperkirakan akan selesai....
  • HOT !
    Penampilan idol K Pop selalu menjadi sorotan publik, mulai dari fashion sampai model dan warna rambut yang bisa dikatakan unik dan berani. Tak jarang apa yang mereka tampilkan menjadi inspirasi bagi orang orang...
  • HOT !
    Make up tetap menjadi aspek penting bagi banyak wanita. Khususnya di masa pandemi ini, produk produk make up lokal semakin digemari karena keunggulannya yang tidak main main atau kalah dengan produk luar....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : ghassanianna
Cast : Wooyoung, Hanna (karakter fiktif), Nichkhun, 2PM

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)